Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Lumpsum

5 Jul

Jenis kontrak apakah yang kita pilih? Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Lumpsum? Sebelum kita memilih jenis kontrak ada baiknya kita mempelajari apa beda kedua jenis kontrak tersebut? Mari kita membaca Perpres 54 tahun 2010 pasal 51, dimana dijelaskan :

Kontrak Lump Sum merupakan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. jumlah harga pasti dan tetap serta tidak dimungkinkan penyesuaian harga;

b. semua risiko sepenuhnya ditanggung oleh Penyedia Barang/Jasa;

c. pembayaran didasarkan pada tahapan produk/keluaran yang dihasilkan sesuai dengan isi Kontrak;

d. sifat pekerjaan berorientasi kepada keluaran (output based);

e. total harga penawaran bersifat mengikat; dan

f. tidak diperbolehkan adanya pekerjaan tambah/kurang.

Kontrak Harga Satuan merupakan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu yang telah ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Harga Satuan pasti dan tetap untuk setiap satuan atau unsur pekerjaan dengan spesifikasi teknis tertentu;

b. volume atau kuantitas pekerjaannya masih bersifat perkiraan pada saat Kontrak ditandatangani;

c. pembayarannya didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas volume pekerjaan yang benar-benar telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa; dan

d. dimungkinkan adanya pekerjaan tambah/kurang berdasarkan hasil pengukuran bersama atas pekerjaan yang diperlukan.

Dari penjelasan di atas, maka kita dapat mengambil pilihan atas jenis kontrak lumpsum atau kontrak harga satuan. Untuk pengadaan Pekerjaan Konstruksi, sebaiknya digunakan kontrak harga satuan, walaupun perencanaan telah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan sesempurna mungkin, karena yang namanya pekerjaan konstruksi ada hal – hal tertentu yang memaksa akan terjadinya pekerjaan tambah/kurang yang tidak kita kehendaki, agar pekerjaan tersebut terlaksana sesuai dengan harapan dan tidak merugikan uang negara, yang kita takutkan bila menggunakan kontrak lumpsum pada pekerjaan konstruksi karena tidak diperbolehkan adanya pekerjaan tambah/kurang, pekerjaan konstruksi yang berupa bangunan, jembatan, jalan, bendungan, irigasi dan lain-lainnya tidak berfungsi dengan baik. Untuk pengadaan barang, sebaiknya menggunakan kontrak lumpsum, agar barang yang kita inginkan tidak ada perubahan dalam serah terima barang, tetapi untuk barang jenis tertentu dimungkinkan dipakainya kontrak harga satuan dengan alasan tertentu, agar pengadaan barang tidak terjadi kendala dan penyerapan anggaran dapat terlaksana sesuai harapan. 

Iklan

134 Tanggapan to “Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Lumpsum”

  1. kanaya November 5, 2017 pada 11:37 am #

    Mohon pencerahannya pak, apakah pada umumnya dalam proyek pembangunan jembatan biasanya menggunakan kontrak harga satuan? jika iya bagaimanakah cara pembayaran yang biasanya digunakan? apakah perbulan atau pembayaran prestasi berdasarkan trmyn ?

    jika terjadi masalah dikemudian hari apakah jenis kontrak harga satuan dapat memasukkan alasan telah terjadi eskalasi dalam tuntutannya ?

    • khalik nst November 17, 2017 pada 1:28 pm #

      Cara pembayaran bisa termyn bisa mc (bulanan), eskalasi harga tidak bisa untuk kontrak tahun tunggal.

  2. romi November 15, 2017 pada 2:17 pm #

    pengadaan pakaian dinas dengan kontrak lumpsum,.. tp di akhir pekerjaan satu orang penerima tidak mengambil pakaian dinas karena meninggal dunia, apa boleh kita adendum harga kontraknya.. karena harga kontraknya berkurang.. tksh.

    • khalik nst November 17, 2017 pada 1:31 pm #

      Menurut kami kontrak tidak perlu di adendum, tapi pembayarannya sesuai dengan jumlah pakaian (tidak 100%), karena kontrak lumpsum tidak boleh adendum pekerjaan tambah kurang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: