Bolehkah pokja ULP melaksanakan proses Pengadaan Langsung dan Pejabat Pengadaan melaksanakan proses Penunjukan Langsung?

17 Mar

Kita awali dengan mempelajari Peraturan Presiden RI No. 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden RI No. 70 tahun 2012 :
1. pasal 1 ayat 9 : Pejabat Pengadaan adalah personil yang ditunjuk untuk melaksanakan Pengadaan Langsung
2. pasal 1 ayat 32 : Pengadaan Langsung adalah Pengadaan Barang/Jasa langsung kepada Penyedia Barang/Jasa, tanpa melalui Pelelangan/Seleksi/Penunjukan Langsung
3. pasal 16 ayat 1 : Paket Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bernilai paling tinggi Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dapat dilaksanakan oleh Kelompok Kerja ULP atau Pejabat Pengadaan
4. pasal 16 ayat 2 : Paket Pengadaan Jasa Konsultansi yang bernilai paling tinggi Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dapat dilaksanakan oleh Kelompok Kerja ULP atau Pejabat Pengadaan
5. pasal 16 ayat 3 : Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu) orang Pejabat Pengadaan
6. pasal 17 ayat 2 huruf g poin 2 : khusus untuk Kelompok Kerja ULP menetapkan Penyedia Barang/Jasa untuk : a. Pelelangan atau Penunjukan Langsung untuk paket Pengadaan Barang/ Pekerjaan Konstruksi Jasa Lainnya yang bernilai paling tinggi Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah); atau b. Seleksi atau Penunjukan Langsung untuk paket Pengadaan Jasa Konsultansi yang bernilai paling tinggi Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)
7. pasal 17 ayat 2 huruf h poin 1 : khusus Pejabat Pengadaan menetapkan Penyedia Barang/Jasa untuk : a. Pengadaan Langsung untuk paket Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bernilai paling tinggi Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah); dan/atau b. Pengadaan Langsung untuk paket Pengadaan Jasa Konsultansi yang bernilai paling tinggi Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah)
8. pasal 63 : Pengaturan jadwal/waktu Penunjukan Langsung/Pengadaan Langsung/ Kontes/ Sayembara diserahkan sepenuhnya kepada ULP/ Pejabat Pengadaan
9. pasal 76 ayat 2 : Penyedia Barang/Jasa yang mengikuti Pengadaan Barang/Jasa melalui Penunjukan Langsung/Pengadaan Langsung diundang oleh ULP/Pejabat Pengadaan

Setelah kita perhatikan beberapa pasal diatas, terutama pasal 16 ayat 1 dan 2, pasal 63 dan pasal 76 ayat 2, maka disebutkan bahwa pejabat pengadaan dan pokja ULP dapat melaksanakan paket bernilai maksimal Rp 200 juta untuk pekerjaan konstruksi/barang/jasa lainnya dan maksimal Rp 50 juta untuk jasa konsultansi. Tetapi setelah kita pahami lebih lanjut pasal 16 ayat 3 dan pasal 17 ayat 2 huruf h poin 1, maka pengadaan langsung dilaksanakan pejabat pengadaan dengan nilai maksimal Rp 200 juta untuk pekerjaan konstruksi/barang/jasa lainnya dan maksimal Rp 50 juta untuk jasa konsultansi. Dan dipertegas dengan pasal 17 ayat 2 huruf g poin 2 bahwa pokja ULP melaksanakan penetapan untuk pelelangan, seleksi dan penunjukan langsung.

Jadi dapat kita ambil kesimpulan bahwa pokja ULP tidak dapat melaksanakan proses Pengadaan Langsung dan begitu juga Pejabat Pengadaan tidak dapat melaksanakan proses Penunjukan Langsung.

Dengan keluarnya perubahan ke 4 Perpres 54 tahun 2010, maka tulisan ini tidak berlaku lagi. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca konsolidasi Perpres 54 tahun 2010 di https://khaliknst.wordpress.com/2015/03/05/konsolidasi-perpres-54-tahun-2010-sd-perubahan-ke-4-perpres-4-tahun-2014/ . Terima Kasih.

4 Tanggapan to “Bolehkah pokja ULP melaksanakan proses Pengadaan Langsung dan Pejabat Pengadaan melaksanakan proses Penunjukan Langsung?”

  1. Naila hari Juni 30, 2014 pada 6:37 am #

    terimakasih infonya pak.., sangat bermafaat..

  2. Eko Wahyu Wibowo Oktober 9, 2014 pada 6:47 am #

    terima kasih pak, jazakallah. Amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: